Di SMK Sultan Agung Ngawen, belajar matematika bukan hanya tentang angka di papan tulis, tetapi juga tentang memahami bagaimana angka tersebut bekerja di dunia nyata. Salah satu materi yang seru adalah bunga majemuk—cara menghitung pertumbuhan uang yang bukan hanya dari modal awal, tetapi juga dari bunga yang terus bertambah setiap periode. Konsep ini membuat siswa paham bahwa uang yang dikelola dengan benar bisa berkembang jauh lebih cepat dari yang dibayangkan.
Proses belajarnya pun dibuat menyenangkan. Siswa diajak menghitung simulasi tabungan dan investasi seolah mereka adalah pemilik modal. Misalnya, modal Rp500.000 dengan bunga majemuk 5% per bulan akan terus bertambah nilainya karena setiap bunga yang diperoleh ikut menghasilkan bunga baru. Dari sini, siswa bisa melihat sendiri bagaimana angka kecil berubah menjadi jumlah besar hanya karena kekuatan waktu dan perhitungan yang tepat.
Melalui pembelajaran ini, SMK Sultan Agung Ngawen mengajarkan keterampilan yang berguna untuk masa depan, terutama dalam mengelola keuangan pribadi maupun bisnis. Siswa belajar membuat perencanaan, membandingkan keuntungan, hingga menghindari jebakan pinjaman berbunga tinggi. Jadi, dari nol bisa jadi banyak bukan hanya slogan, tapi bukti nyata bahwa matematika—khususnya bunga majemuk—bisa membawa manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari.